Disaat aku hanya ingin marah. Tak tau kepada siapa dan tau
karena apa, kenapa perasaan ini muncul tiba-tiba rasa untuk menangis terhadap
semua hal didepanku menjadi alasanku mengapa aku menulis dan menyendiri di atas
pembaringan ku sendiri. Merasakan perasaan yang tak tau semua orang dapat
menjelaskannya. Mengapa dan kenapa semua ini harus terjadi kepada diri ku yang
ingin menjadi biasa saja terhadap hal-hal disekitar ku .
Peristiwa satu demi satu berjalan disekitar ku, aku tak
mampu merasakan semuanya, aku tak mampu mengerti semuanyaa. Semua bergulir
tanpa perasaan disekitar ku .
Menyalahkan diriku yang dulu juga tak dapat menjadi alasan
yang jelas karena sesungguhnya hanya aku yang memilih semua itu.
Sekarang baru bisa aku sadari jika setiap hal yang ku putuskan
tak berarti akan baik untuk hidup ku sendiri mungkin malah akan menjadi mimpi
buruk yang menimpa ku seperti untuk keadaan ku saat ini .
Dan yang membuatku tak pernah ingin menghadapi semua ini
adalah tanpa kehadiratmu kawan, kemana kalian ??. aku mengerti semua berjalan
disaat masa muda tapi bisakah tak seperti saat ini, tak ada lagi satu nama
untuk kita semua.
Kawan. Aku tak bisa merasakan suatu hal lagi, satu hal yang
dapat mengembangkan senyum dibibirku .
No comments:
Post a Comment