Tuesday, 27 August 2013

ungkapan

Hari ini tepat setahun aku putus dengan seseorang yang pertama mengukir cinta dihati ini. Sungguh awal yang indah saat merasakan cinta itu. namun aku tak pernah mengerti apa yang tlah dia rencanakan dari kebahagian yang tlah kualami.saat bersama dirinya, rasanya hati ini tak mampu berkata apa-apa. Namun yang kulihat dari sorot matanya dia tak berkata sama dengan perasaan yang slama ini aku rasakan.
Perih saat dia berkata apa yang tak pernah aku inginkan terucap dari bibirnya. Namun apa daya diriku tak mampu berbuat apa-apa. Itu semua tlah terjadi dan tetap harus aku jalani. Meski tlah setahun namun aku tak mampu melupakan dirinya dan cintanya. Sungguh sesuatu yang sangat ironis dalam kehidupanku.
Apakah, yang berawal dari cinta akan berakhir dengan cinta pula?. Kalimat itu sering terbayang dalam ingatanku dan tak pernah lepas. Satu kalimat yang slama ini aku pertanyakan. Meski kalimat itu sangat gampang diucapkan namun mengapa kata itu tak pernah bisa membuatku merasa puas dengan apa yang dimaksud dengan cinta.
Rasanya, aku tak sanggup memikul beban yang slama ini aku rasakan. Aku hendak membagikannya, tapi siapa yang mau mengerti???. Siapa yang ingin mengetahui, siapa, siapa, dan siapa. Hanya air mata kepedihan yang tak pernah berhenti bercerita tentang derita yang ku alami.
Tlah ku coba berbagai cara untuk bisa melupakannya dan cinta yang pernah singgah di hati ini. Tapi mengapa sangat sulit. Aku mengerti bahwa dia yang pertama. Tapi mengapa yang ku lihat dari dirinya berbeda, dia begitu gampangnya melupakanku. “apakah memang dia dulu hanya main-main denganku?” pertanyaan itu dapat membuatku menintihkan air mata yang dia anggap tak ada gunanya. Memang aku salah pernah mencintainya tapi itulah yang dinamakan cinta. Meski itu sakit atau senang pada akhirnya itu juga dirasakan dari hati.
Sebenarnya tak sulit mencari penggantinya namun untuk memindahkan sebuah perasaan yang sudah terlanjur mencinta, sangatlah sulit.
Hari demi hari berganti, aku sering mendengar kabar tentang dirinya. Aku tak pernah berkomunikasi dengannya. Tak tau karna apa dia tak mau mengajakku berbicara lagi. Mungkin aku punya salah dengannya, namun yang masih aku pertanyakan. Salah apa aku padanya????.
Saat aku mendengar kabar yang tak pernah aku inginkan. Benar-benar benar terjadi. Mengapa dia harus bersama wanita itu. sungguh aku tak pernah menginginkannya.
Dia sekarang telah menjadi pribadi yang berbeda. Tak lagi mengenaliku, bahkan tak ada kata untuk menghiraukan perasaanku yang slama ini menunggunya.

Yah…sampai kapan aku harus menunggu dirinya??? ataukah aku harus berhenti menunggunya???. Tapi kapan aku harus berhenti menunggunya????. Apakah sampai seseorang yang benar-benar mencintaiku datang. tapi kapan orang itu datang????. Ahh.. hidupku memang penuh pertanyaan. Dan semua pertanyaan itu belum terjawab. Tapi aku yakin semua itu akan terjawab dengan sendirinya. Dan bila semua itu tlah terjawab. Aku akan memulai sebuah lembar cerita kehidupanku yang baru dengan membuat masa laluku sebagai pengalaman yang sangat berharga dan takkan pernah aku lupakan.

No comments:

Post a Comment