Tuesday, 27 August 2013

DIA

Untuk membohongi perasaan sendiri memanglah sulit, sangat sulit. Membohongi kalau aku belum bisa melupakan mu memang sulit.

Menangis dalam sujud ku untuk mu baru bisa ku rasakan saat ini, saat aku mulai bisa melihat mu tersenyum meski bukan untuk ku . melihat mu tertawa meski tanpa suara ku.

Menutup mata ku namun tetap mendengar suara mu, menutup mulut ku tanpa harus menyebut nama mu karna keegoisan ku. Ini aku yang tak akan pernah bisa berkata apa-apa lagi untuk mu .


Berlari dengan ketidakpastian untuk arah hidup ku adalah aku yang bodoh.

No comments:

Post a Comment