Monday, 3 March 2014

Selamat tanggal 01

Selamat datang ...
kuberikan tangan ini untukmu, kutadahkan semuanya dalam kalimat sayang ini.

Masih segar ingatanku saat pertama kali kau mengucapkan Happy birthday di akun sosialku. saat itu mungkin semuanya bisa ku anggap biasa karena aku lebih dahulu menyukai orang lain dan itu bukan dirimu.
"Kau punya pacar ?"
kamu bertanya seakan kamu ingin denganku namun ku jawab semua itu santai dan berkata aku tak memiliki seorangpun hanya saja menyukai orang yang tak menyukaiku.
kamu bertanya kembali kenapa seorang seperti diriku harus menyukai orang yang tak menyukaiku. aku hanya menjawab bahwa aku hanya bisa menunggu dia berbalik dan mendengarkan perasaanku.
"Jika begitu dengarkan perasaanku.."
kamu mulai menggunakan setiap kata yang kukeluarkan untuk menyakinkan aku juga adalah kamu namun, sayangnya aku hanya mengganggapmu seorang teman.

Lama aku mengenalmu ternyata kamu tak seburuk yang ku kira, kamu tak seburuk yang dikatakan semua temanku. Kamu hanya seorang lelaki yang senang membuatku tertawa, menceritakan tentang semua film yang disenanginya dan mendengarkan lagu untuk ku.
"Kita bisa bertemu ?"
Kamu mulai mengajakku bertemu. awalnya aku tak peduli dengan semua ajakanmu namun lama kelaman aku mulai kasihan denganmu dan akhirnya kusempatkan diriku bertemu denganmu.
Saat pertemuan pertama kami, aku sempat tak mengenalimu bahkan aku terlalu sibuk dengan kegiatan KIR yang diadakan disekolahku saat itu namun kamu masih tetap menungguku. maaf untuk kejadian itu :) !!

"Maaf"
hanya kata itu yang bisa ku katakan padamu namun kamu tetap saja tersenyum. 
kumohon.. jangan senyum lagi, itu bisa membuat melupakan janji jika aku tak ingin berhubungan dengan lelaki siapapun.
Namun semua berjalan tak sesuai harapanku lagi, setelah pertemuan itu aku mulai sering bertemu denganmu dan aku mulai merasa nyaman denganmu.
Kamu bisa mengatakan aku adalah adikmu didepan semua orang yang tak mengenali kita bahkan ada seorang yang mengatakan jika muka kita berdua hampir sama. aku senang ada yang mengatakan itu meski saat itu tak kuberikan sedikitpun raut wajah jika aku senang dengan perkataan orang itu.

Semua mulai berjalan dan aku mulai terbiasa dengan sikapmu. saat itu aku mulai melupakan semua janji ku bahkan yang kupikirkan aku tak bisa bersama janji ini terus, aku mulai menyukaimu dan tak bisa kubohongi semua itu. 

Kamu mulai mengatakan lagi jika kamu menyukai ku meski dengan cara aneh aku bisa mengiyakan semuanya.
Sekarang kita berdua bersama meski tak seorangpun mengetahuinya. aku senang menjalani semua ini meski hanya kita berdua yang tau semuanya. aku senang hanya kita berdua yang mengetahui rasa sayang ini walaupun akhirnya belum tentu bahagia, namun yang ku inginkan biarkan semua berjalan indah untuk saat ini meski dengan cara diam-diam.

1 comment:

  1. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    www.arenakartu.cc
    100% Memuaskan ^-^

    ReplyDelete