Monday, 18 November 2013

hujan

Air hujan mulai mengalir dari atap itu, memercikkan rintihan hujan yang mulai memperdengarkan irama yang mulai kutakuti. Gemuruh angin mulai menambah hawa dingin yang terus menusuk logika ku untuk melupakan peristiwa yang terjadi ditengah-tengah air yang turun karna perintah-Nya. Aku yakin bisa melupakan itu dengan kedipan mata saja, namun telah berjalan 3 tahun aku tak pernah bisa melupakannya.

Awal aku mulai masuk dalam batas yang tak semestinya aku lalui. Batas penghalang antara dunia ku dengan dunianya, antara pikiran ku dengan pikirannya dan perasaanku dengan perasaannya. Saat semua mulai terlampaui aku baru sadar jika itu adalah kesalahan saat hujan yang diimpikan mulai menjadi penghapus kebahagianku dengan hidup sederhana yang aku impikan.

Mengapa harus aku yang membenci hujan itu, mengapa dia menjadi angan yang selalu ingin aku lupakan, mengapa semua mulai terasa asing saat satu kata yang terucap di tengah hujan membuat ku mulai sadar bahwa aku bukan akhir dari ceritanya yang dia janjikan. Aku mungkin hanya salah satu dari perjanjian manis yang dia lakukan dengan makhluk sejenis ku yang lain.
Sudah cukup dengan semua perkataan pembohong yang aku ucap untuk menjadi manusia munafik yang terus menantinya, meski raga ketakutan, meski hati terus meronta. Dia tetap pejanji yang manis untuk kalangan ku. Pejanji yang selalu aku perhatikan dan membuatku berubah menjadi pembohong yang juga mengikuti dirinya.

Hujan hapuskan kesedihanku, ku relakan kemarahan untuk tidak meluapkan kepada yang lain.
Hujan bawalah aku kedalam pelangi, setelah hitam menjadi pencerah untuk ku
Hujan jadilah saksi bahwa aku bisa melupakan serta berjalan kedepan untuk hidupku yang baru tanpa harus takut akan hujan dan memori tentang pejanji manis itu.

Hujan turun karena aku menangis dan hujan tak akan turun jika aku bahagia karena dia takut untuk menghapus kebahagianku dengan tetesan air yang dia turunkan

Kata itu menjadi mimpi ku setiap hujan turun. Hujan yang sampai saat ini masih ku takuti dan menjadi manusia pecundang yang terus munafik dengan logika yang terus memiliki perasaan yang tak bisa dikendalikan.

1 comment:

  1. JOIN NOW !!!
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    BURUAN DAFTAR!
    dewa-lotto.cc

    ReplyDelete