Putih raga ini dalam aliran merah yang
terus saja memacu perasaan yang telah menjadi hitam. Bermain warna untuk
kehidupan adalah aku yang mulai bisa berjalan untuk melihat semuanya berperan
dalam naskah-naskah yang telah diatur untuk ditampilkan didepan orang-orang
hebat itu.
Aku mulai menyatu dalam semua drama
kehidupan yang tak semua mengerti jalan dan akhir yang diciptakan. Terus saja
bermain tanpa harus merasa bersalah adalah kesalahan orang-orang yang
mengganggap dirinya yang terbaik. Aku yang hanya bisa menjadi biasa ternyata
menjadi tokoh utama didalamnya. Seorang tokoh yang rela dicaci dan dianggap tak
ada dalam permainan inti.
Inikah tingkah manusia-manusia yang terlalu
angkuh dalam sikap yang tak dibenarkan. Aku hanya bisa melihat dalam lingkaran
ditengah panggung itu. melihat semua pemeran dibelakang panggung saling
menjatuhkan bahkan membuat diri mereka menjadi orang lain adalah kesalahan
bodoh yang terus saja berulang dalam kehidupan yang memiliki akhir tanpa nyawa.
Nyamankah mereka berjalan tanpa harus
melihat semua darah segar itu. indahkan kehidupan mereka hanya dengan berkata
tanpa harus melihat teliga yang mulai mengeluarkan cairan karena kata-kata yang
tak dipikirkan. Aku terlalu takut lari bahkan berjalan didekat orang-orang itu.
Semua serasa salah jika untuk manusia-manusia hebat itu. pikirkan semuanya
hanya permainan singkirkan semua ambisius itu jika kalian tak ingin menghirup
wanginya kegagalan karena perasaan yang terlalu meluap.
Aku hanya berkata dalam hati dan melihat semua
mata mereka. Berharap salah satu dari mereka mengerti semua perasaan yang mulai
membungkap semua mulut pucat itu. aku hanya ingin kedamaian dalam kehidupan
sementara ini. Berdoa semua yang diatas turun dan merangkul kami yang mulai
tersesat dalam jalan berlumpur ini. Aku hanya perantara dan berharap bisa
menjadi hadiah indah dalam cerita ini.
Aku bukan siapa-siapa. Aku hanya sebuah
perasaan bangga menjadi jiwa yang telah menyatukan jiwa yang hancur .
Aku bukan yang teratas. Aku hanya ingin
menyetarakan semua dalam satu garis lurus.
Aku hanya kata maaf dan memaafkan yang
mulai hilang dalam mulut-mulut yang terlalu bercerita kemunafikan itu.
Senyumlah dalam kebersamaan lupakan tawa
yang bisa membuat satu nyawa hilang. Jika hidup ini melangkah perlahan, lihatlah
semua warna-warni kehidupan berjalan disampingmu. Mengarahkanmu menuju surganya
dan membuat semua menjadi indah tanpa harus berubah menjadi yang terhebat.
Hidup ini terlalu indah jika diberikan batas antara yang diatas dan
dibawah. Hiduplah dengan cara yang benar
dan menjadi yang terhebat dihadapan terhebat satu penciptakan kita semua.
No comments:
Post a Comment