Tuesday, 3 September 2013
merelakan
saat menduga semua akan terjadi. mungkin memang aku tak peka lagi seperti dulu. seharusnya aku mengerti jika bukan dia tapi orang lain. tapi aku senang jika perasaan suka pernah singgah untuknya. meski sakit melihatnya dengan yang lain namun mungkin keadaan terulang lagi hingga aku menemukan yang lain.
aku ingat kata-kata yang dia keluarkan.
"jangan permainkan laki-laki lain selain orang lain, cukup hanya dia dan kau yang sakit hati"
ku ingat semua kata-kata itu. kata-kata yang membuatku menyukai namun jga kata-kata yang membuatku harus melupakannya.
tak ku biarkan diriku untuk mengungkapnya dan membiarkannya memilih karena sesungguhnya aku telah mengetahui jika bukan aku yang dia pilih melainkan orang lain.
aku rela jika dia memilih yang lain. aku rela untuk melepaskannya untuk tetap bersama ku sebagai seorang teman.
cukup dengan senyumannya aku bisa menghentikan air mata yang mengelir untuknya. cukup dengan melihatnya bicara aku bisa menghentikan rontahan hati yang pedih.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment